Fondix’s Weblog

July 3, 2008

Dia Mencium Bau Surga

Filed under: Dunia Islam — fondix @ 11:29 am

Di dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Hurairah rhodiyallaahu ‘anhu, Rasululllah shollallaahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, “ Ada tujuh golongan orang yang mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain dari naunganNya… diantaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melakukan ketaatan kepada Allah.”

Dan di dalam sebuah hadits shohih yang berasal dari Anas bin an-Nadhr rhodiyallaahu ‘anhu, ketika perang Uhud ia berkata,”Wah …. angin surga, sunguh aku telah mencium wangi surga yang berasal dari balik gunung Uhud.”

Seorang Doktor bercerita kepadaku, “ Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata pasien tersebut adalah seorang pemuda yang sudah meninggal - semoga Allah merahmatinya -. Lantas bagaimana detail kisah wafatnya. Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya?

Pemuda ini terkena peluru nyasar, dengan segera kedua orang tuanya –semoga Allah membalas segala kebaikan mereka- melarikannya ke rumah sakit militer di Riyadh.

Di tengah perjalanan, pemuda itu menoleh kepada ibu bapaknya dan sempat berbicara. Tetapi apa yang ia katakan? Apakah ia menjerit dan mengerang sakit? Atau menyuruh agar segera sampai ke rumah sakit? Ataukah ia marah dan jengkel ? Atau apa?

Orang tuanya mengisahkan bahwa anaknya tersebut mengatakan kepada mereka,

‘Jangan khawatir! Saya akan meninggal … tenanglah … sesungguhnya aku mencium wangi surga.!’ Tidak hanya sampai di sini saja, bahkan ia mengulang-ulang kalimat tersebut di hadapan para dokter yang sedang merawat. Meskipun mereka berusaha berulang-ulang untuk menyelamatkannya, ia berkata kepada mereka, ‘Wahai saudara-saudara, aku akan mati, maka janganlah kalian menyusahkan diri sendiri… karena sekarang aku mencium wangi surga.’

Kemudian ia meminta kedua orang tuanya agar mendekat lalu mencium keduanya dan meminta maaf atas segala kesalahannya. Kemudian ia mengucapkan salam kepada saudara-saudaranya dan mengucapkan dua kalimat syahadat, ‘Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah’ Ruhnya melayang kepada Sang Pencipta subhanahu wa ta’ala.

Allahu Akbar … apa yang harus aku katakan dan apa yang harus aku komentari…Semua kalimat tidak mampu terucap … dan pena telah kering di tangan… Aku tidak kuasa kecuali hanya mengulang dan mengingat Firman Allah subhanahu wa ta’ala, “ Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan akhirat.” (Ibrahim : 27)

Tidak ada yang perlu dikomentari lagi.

Ia melanjutkan kisahnya,

“Mereka membawa jenazah pemuda tersebut untuk dimandikan. Maka ia dimandikan oleh saudara Dhiya’ di tempat pemandian mayat yang ada di rumah sakit tersebut. Petugas itu melihat beberapa keanehan yang terakhir. Sebagaimana yang telah ia ceritakan sesudah shalat Magrib pada hari yang sama.

  1. Ia melihat dahinya berkeringat. Dalam sebuah hadits shahih Rasulullaah Shallallaahu ‘alahi wasallam bersabda, “Sesungguhnya seorang mukmin meninggal dengan dahi berkeringat”. Ini merupakan tanda-tanda khusnul khatimah.
  2. Ia katakan tangan jenazahnya lunak demikian juga pada persendiannya seakan-akan dia belum mati. Masih mempunyai panas badan yang belum pernah ia jumpai sebelumnya semenjak ia bertugas memandikan mayat. Pada tubuh orang yang sudah meninggal itu (biasanya-red) dingin, kering dan kaku.
  3. Telapak tangan kanannya seperti seorang yang membaca tasyahud yang mengacungkan jari telunjuknya mengisyaratkan ketauhidan dan persaksiannya, sementara jari-jari yang lain ia genggam.

Subhanalllah … Sungguh indah kematian seperti itu. Kita memohon semoga Allah subhanahu wa ta’ala menganugrahkan kita khusnul khatimah.

Saudara-saudara tercinta … kisah belum selesai…

Saudara Dhiya’ bertanya kepada salah seorang pamannya, apa yang ia lakukan semasa hidupnya? Tahukah anda apa jawabnya?

Apakah anda kira ia menghabiskan malamnya dengan berjalan-jalan di jalan raya?

Atau duduk di depan televisi untuk menyaksikan hal-hal yang terlarang? Atau ia tidur pulas hingga terluput mengerjakan shalat? Atau sedang meneguk khamr, narkoba dan rokok? Menurut anda apa yang telah ia kerjakan? Mengapa ia dapatkan husnul khatimah (insyaAllah –red) yang aku yakin bahwa saudara pembaca pun mengidam-ngidamkann ya; meninggal dengan mencium wangi surga.

Ayahnya berkata, “Ia selalu bangun dan melaksanakan shalat malam sesanggupnya. Ia juga membangunkan keluarga dan seisi rumah agar dapat melaksanakan shalat Shubuh berjama’ah. Ia gemar menghafal al-Qur’an dan termasuk salah seorang siswa yang berprestasi di SMU.”

Aku katakan, “Maha benar Allah” yang berfirman (yang artinya-red)

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami ialah Allah’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): ‘Janganlah kamu takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.’ Kamilah pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Fhushilat:30- 32)

Diambil dari : Serial Kisah Teladan Karya Muhammad bin Shalih Al-Qahthani, sebagaimana yang dinukil dari Qishash wa ‘Ibar karya Doktor Khalid al-Jabir.

Sumber : Majalah elfata hal 65-67 edisi 06 volume 07 tahun 2007 dengan sedikit perubahan redaksi,

jilbab.or.id

July 1, 2008

UNDANGAN MENUJU SURGA

Filed under: Dunia Islam — fondix @ 1:12 am
QATAR GUEST CENTER
UNDANGAN MENUJU SURGA
Karya Ied Al Anazy
Alih Bahasa:
Zein Abu Wafa’
Retyped by
aiNhaWadaa
Apakah anda ingin merasa dekat dengan Allah Azza wa Jalla?
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Keadaan terdekat yg dimiliki oleh seorang hamba dari robbnya adalah ketika ia dalam keadaa sujud, maka perbanyaklah (di dalamnya) doa“. (HR Muslim)
Apakah anda ingin mendapatkan pahala ibadah haji bersama Rasulullah?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Umrah dibulan Ramadhan setimpal (pahalanya) dengan haji atau haji bersamaku”. (HR Muttafaqun alaihi)
Apakah anda ingin sebuah rumah di Surga?
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
Barang siapa yg membangun mesjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisalnya disurga”. (HR Muslim)
Apakah inda ingin mendapatkan keridhaan Allah Azza wa Jalla?
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya Allah akan ridha terhadap seorang hamba yang makan sebuah makanan kemudian ia memujiNya atas makanan tersebut, dan meminum minuman kemudian ia memujiNya atas minuman tersebut”. (HR Muslim)
Apakah anda ingin dikabulkan doa?
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Doa yg tidak akan ditolak adalah doa diantara azan dan iqomah”. (HR Abu Dawud)
Apakah anda ingin mendapatkan pahala shaum (puasa) sepanjanag tahun?
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Shaum tiga hari dari setiap hari dari setiap bulan, (pahalanya) seperti shaum sepanjang masa”. (HR Muttafaqun alaihi)
Apakah anda ingin memiliki kebaikan seperti gunung?
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

Barang siapa yg menyaksikan jenazah sehingga ia mensholatkannya, maka baginya satu pundit pahala. Dan barang siapa yg menyaksikannya hingga dikuburkannya, maka baginya dua pundi pahala”.

Dikatakan: “Seperti apakah pundi itu?

Beliau menjawab: “Seperti dua gunung yang besar”. (HR. Muttfaqun alaih)

Apakah anda ingin bersama dengan Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam di surga?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Aku dan orang yg menyantuni anak yatim seperti ini disurga” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya” (HR Bukhari)

Apakah anda ingin mendapatkan pahala seorang Mujahid atau pahala orang shaum atau tahajjud?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Orang yang menyantuni janda yg ditinggalkan oleh suaminya, dan orang-orang miskin seperti Mujahid fi Sabilillah” Dan aku mengira beliau bersabda: “Dan seperti orang yg tidak berhenti melakukan tahajjud dan speperti orang yg shaum tidak berbuka”. (HR Muttafakun alaih)
Apakah anda ingin mendapatkan jaminan pribadi dari Rasulullah allahu
alaihi wa sallam untuk masuk surga?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
“Barang siapa yg menjamin bagiku apa yg ada diantara dua jenggotnya (mulutnya) dan apa yg ada diantara dua kakinya, maka aku menjamin Surga baginya” (HR Muttafaquan Alaihi)
Apakah anda ingin amalan anda tidak terputus setelah anda wafat?
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Apabila manusia telah meninggal, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: Sadaqah jariah, Ilmu yg bermanfaat, dan anak Shaleh yang mendoakannya (HR Muslim)
Apakah anda ingin memiliki harta simpanan di Surga?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Laa haula walaa quwwata illa billah ((tidak daya upaya kecuali dengan izin Allah) (HR Muttafaqun Alaihi)
Apakah anda ingin mendapatkan pahala Qiyamullail semalam suntuk?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Barang siapa yg shalat Isya secara berjamaah, maka seakan-akan ia tahajjud setengah malam, dan barang siapa yg melaksanakan shalat subuh secara berjamaah, maka seakan-akan ia telah melaksanakan tahajjud semalam suntuk (HR. Muslim)
Apakah anda ingin membaca sepertiga AL Qur’an dalam satu menit?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Qul huwallahu ahad ( surat Al ikhlas) setimpal dengan sepertiga Al Qur’an) (HR Muslim)
Apakah anda ingin timbangan kebaikan anda bertambah berat?
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Dua kalimat yg dicintai oleh Yang Maha Pemurah, ringan diucapkan, namun berat timbangan “Subhannallahi wa bihamdi dan, Subhanallahil adzhiim” (HR Bukhari)
Apakah anda ingin dimurahka rezeki dan dipanjangakan usia anda?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Barang siapa yg ingin dimudahkan rezekinya atau diperpanjangakan usianya, maka hendaklah ia menyambung tali persaudaraannya” (HR Bukhari)
Apakah anda ingin Allah senang berjumpa dengan anda?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Barang siapa yg rindu berjumpa dengan allah, maka allah merindukan berjumpa dengannya” (HR Bukhari)
Apakah anda ingin dilindungi oleh Allah?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Barang siapa yg melaksanakan shalat subuh, maka ia ada dalam perlindungan Allah” (HR Muslim)
Apakah anda ingin agar dosa perdosaan anda diampuni oleh allah?”
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Barang siapa yg mengatakan “Subhanallahi wabihamdihi” dalam sehari seratus kali, akan dihapuskan dosanya walau seperti buih dilautan” (HR Muttafaquan Alaihi)
Apakah anda ingin dijauhkan dari Neraka sejauh tujuh puluh tahun?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Barang siapa yang melaksanakan shaum dijalan Allah, maka Allah menjauhkan wajahnya dari Api Neraka tujuh puluh musim rontok” (HR Bukhari)
Apakah anda ingin Allah Azza wa Jalla bershalawat (memberikan rahmat) kepada anda?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Barang siapa yg bershalawat kepadaku dengan satu kali shalawat, maka Allah akanmemberikan shalawat kepadanya sepuluh kali” (HR Muslim)
Apakah anda ingin diangkat derajat oleh Allah?
Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
Tidak merendahkan diri seseorang karena Allah, kecuali allah Azza wa Jalla akan mengangkat derajatnya” (HR Muslim)
Untuk Informasi Islam
ISLAMIC CULTURAL CENTER (ICC)
PO. BOX 3865 DAMMAM 31481KSA
Devisi Indonesia
Tel +966 38320004/224
Atau click:
www.sharqiyah.com

purple roses.gif
.. åîÑWådåå ..

__._,_.___

website: http://www.assunnah-qatar.com
Groups : http://groups.yahoo.com/group/assunnah-qatar/

Propaganda Emansipasi Wanita

Filed under: Dunia Islam — fondix @ 1:09 am

Asy Syaikh Hasyim bin Hamid ‘Ajil Ar Rifa’iy
Propaganda Emansipasi wanita adalah lagu lama, yang dihembuskan oleh musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam dan kaum muslimin, ketika mereka melihat Islam adalah agama yang sempurna dan pemeluknya sangat teguh memegangnya.
Selama kaum muslimin, terutama kaum wanitanya konsekuen dengan agama dan sunnah Nabi-Nya, maka kehidupan mereka akan baik dan bersih, serta mengetahui seluk beluk musuh.
Ini semua membuat musuh-musuh Islam khususnya Yahudi dan Nasrani benci. Maka disebarkanlah faham baru ini untuk memecah-belah umat Islam, memperluas kerusakan di antara mereka, mengeluarkan para wanita dari rumah-rumah pingitan dan menghilangkan rasa malunya, sehingga mudah bagi mereka menguasai dunia Islam dan menghinakan kaum muslimin.

lnilah yang terjadi, kaum muslimin tanpa berfikir mengekor di belakang propaganda ini terutama kaum wanitanya. Kondisi kita sekarang merupakan bukti apa yang telah saya paparkan di atas.

Maka kita mohon kepada Allah Subhanahu wa ta’ala keselamatan dan penjagaan terhadap agama dan keluarga kita, karena protokol-protokol Zionis menyatakan: “Kita wajib berusaha memperluas kerusakan akhlak di setiap penjuru (negara-negara Islam) agar dengan mudah menguasai mereka”

Glastone, seorang Inggris yang fanatik menyatakan: “Tidak mungkin menguasai negara-negara Timur (negara-negara Islam) selama kaum wanitanya tidak menanggalkan hijab dari wajahnya, menutup Al Qur’an dari mereka, mendatangkan minuman-minuman keras dan ekstasi, pelacuran, serta kemungkaran-kemungkaran lain yang melemahkan agama Islam”.

Coba saudara perhatikan dan renungkan dengan cermat rencana / perkataan mereka. Sesungguhnya yang mereka inginkan bukanlah emansipasi wanita itu sendiri, karena Allah telah mengangkat dan memuliakan derajat kaum wanita dengan sempurna (dalam Islam), akan tetapi yang mereka kehendaki adalah kerusakan dari agama yang agung ini dan cerai-berainya umat untuk dijadikan budak dan pelayan mereka. Yang demikian ini telah disebutkan dalam Taurat, yang sudah dirubah-rubah oleh tangan mereka.

Maka waspadalah wahai saudaraku seagama, terhadap bahaya propaganda-propaganda seperti ini, pegang teguhlah agama Allah Subhanahu wa ta’ala dengan erat, dan berjalanlah di atas sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebaik-baik makhluk semuanya.

Untuk merealisir impiannya yang sia-sia dan menyebarkan propaganda yang jahat ini di kalangan umat Islam, khususnya kaum wanitanya, dengan segala daya dan upaya mereka telah mempersiapkan bala tentaranya. Mereka memiliki pembantu-pembantu baik pria maupun wanita. (Ironisnya) semua ini dibiayai oleh umat Islam yang dermawan. Maka tampillah orang laki-laki dan wanita melaksanakan niat jahat ini di bawah pimpinan “Persatuan Yahudi Internasional dan Salibisme”, seperti :
  1. Marcos Fahmi, Nasrani ; menerbitkan bukunya yang berjudul “Wanita Timur Tahun 1894 M”. Menyerukan wajibnya menanggalkan hijab kaum wanita, pergaulan bebas, talak dengan syarat- syarat tertentu, dan larangan kawin lebih dari satu orang.
  2. Huda Sya’rawi, seorang wanita didikan Eropa yang setuju dengan tuan-tuannya (Godfather- nya) untuk mendirikan Persatuan Isteri-Isteri Mesir, sasarannya adalah persamaan hak talak seperti suami, larangan poligami, kebebasan wanita tanpa hijab dan pergaulan bebas.
  3. Ahli Syair, Jamil Sidqi Az Zuhawis. Dalam syairnya, ia menyuruh para wanita Iraq membuang dan membakar hijab, bergaul bebas dengan pria, dan menyatakan bahwa hijab itu adalah merusak dan merupakan penyakit dalam masyarakat.
Demikianlah, mereka mensifati seruan Allah Subhanahu wa ta’ala (kepada kaum wanita) untuk menutup tubuh, berhijab, menjaga kehormatan dan membersihkan diri dari penyakit-penyakit yang merusak, sementara mereka menentang kekuasaan dan ciptaan-Nya.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman (yang artinya): “Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah”. (QS Al A’raf : 54).

Berkata Ibnu Katsir dalam tafsirnya, maksudnya adalah: Milik Allahlah kerajaan dan hanya Allahlah yang berhak mengatur.

Kemudian tentang tafsir firman Allah Subhanahu wa ta’ala (yang artinya):

Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang karnu lahirkan dan rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui” (QS Al Mulk : 14).

Maksudnya : Mungkinkah Sang Pencipta tidak mengetahui? Ada juga yang mengatakan ” Mungkinlah Allah tidak mengetahui makhluk-Nya? (lbnu Katsir dalam tafsirnya).

Akan tetapi, kemana orang-orang yang hidup ini akan lari (dari pengawasan Allah, pent) apabila mereka tidak memperbaiki diri dengan taubat nasuhah (taubat dengan sungguh-sungguh). Orang-orang seperti ini banyak kita jumpai sampai hari ini.

Mereka hidup gembira ria menyebarkan kerusakan, kekejian serta menentang nilai-nilai kebaikan dan perintah-perintah Allah Azza wa Jalla.

(Jika ingin mengetahui lebih luas tentang hal ini) silahkan membaca buku “Al Harokatun Nisaiyah wa Shilatiha bil isti’maar”, karangan Muhammad Athiyah Khumais. Begitu juga tulisan-tulisan yang membahas permasalahan ini telah jelas dan gamblang faktanya, berupa tuduhan-tuduhan musuh-musuh Islam dengan berbagai macam tipu daya kepada kita dan agama Islam, sementara kita lengah dan terus disibukkan oleh syahwat dan memperoleh kesenangan dunia. Maka waspadalah, bangunlah kalian dari tidur dan hadapilah bahaya besar ini.

Wahai Saudariku Muslimah…

Saya berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, semoga Allah Subhanahu wa ta’ala mengembalikan anda kepada agama Islam dengan baik, memegang teguh syariat-Nya, menghiasi diri dengan rasa malu, dan senantiasa berpakaian yang Islami. Saya sangat mencintai dan sayang kepadamu. Dan sebagai penasihat yang tidak menghendaki apa-apa kecuali balasan pahala dan ridla Allah, Rabb di atas segala yang dituhankan.

Janganlah kalian berbaris di belakang propaganda palsu ini yang hanya merupakan fatamorgana bagi yang haus. Bagaimana tidak, padahal engkau telah mengetahui hakekat ajaran ini. Sementara yang mereka serukan menjadikanmu sebagai barang dagangan murah, sehingga mereka dapat menikmati tubuhmu, padahal Allah ta’ala menghendaki agar hal itu ditutup dan dijaga. Ketahuilah wahai saudariku muslimah, bahwa semua yang tertutup itu disenangi dan dicintai-Nya.

Karena itulah Allah ta’ala memerintahkan anda untuk berhijab dan menutup (aurat). Dia menciptakan kamu dari mani, dan menjadikan kamu dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Apakah kebaikan-Nya engkau balas dengan kejelekan, dengan merusak dan membuang jauh-jauh syariat-Nya, serta menolak perintah-perintah-Nya?

Maka kembalilah anda ke jalan yang lurus, semoga Allah Subhanahu wa ta’ala memberkahimu, dan janganlah mengikuti langkah-langkah syaitan, karena anda akan menjadi penghuni neraka.

Marilah kita bersama menyingsingkan lengan dengan sungguh-sungguh, menyebarluaskan keutamaan, dan bersatu padu memerangi kebejatan moral, membangun masyarakat yang beradab, bersih dan suci. Anda adalah pendamping pria dalam kehidupan.

Perjuangan tidaklah sempurna kecuali dengan anda, di samping pertolongan Allah. Anda adalah isteri shalihah yang baik, sekaligus sebagai ibu, teladan dan sekolah untuk membentuk generasi penegak panji Islam; dan suami anda menginginkan anda menjadi tangan kanannya, menghilangkan segala kelelahan dan penghibur di kala susah. Begitulah keadaan isteri-isteri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan isteri-isteri para shahabat, semoga Allah Subhanahu wa ta’ala meridlai mereka semua. Amin.

Berkata seorang penyair:

Tirulah mereka, walaupun tidak dapat seperti mereka (para shahabat).
Sungguh meniru orang- orang mulia itu adalah suatu kemenangan.
Saudariku muslimah, coba pikirkan propaganda yang katanya untuk “kebebasan” anda itu. Terangkan pada saya kebebasan apa yang diberikan dan kebahagiaan apa yang anda peroleh?

Sedang wanita Barat sendiri sudah muak dan bosan dengan kebebasan palsu ini, dan penganiayaan kaum pria terhadap mereka dengan semboyan-semboyan kemajuan. Wanita dijadikan barang dagangan dengan harga murah. Mereka memperdagangkan wanita melalui promosi dan siaran-siaran, untuk mendapatkan keuntungan dunia yang fana ini.

Dan sekarang para wanitanya insaf, sadar dan meneriakkan kata-kata untuk kembali ke rumah tangga; hidup sebagai ibu dan sekaligus sebagai isteri yang tenang, jauh dari kelelahan bekerja dan campur baur dengan pria.

Demikianlah apa yang terjadi pada wanita di negara-negara Barat, yang hanya dijadikan “komoditi” untuk mencari harta dan ketenaran, dan isteri sebagai barang dagangan yang tidak ada harga dan kehormatannya.
Maka janganlah anda menjadi begitu. Menghindarlah sejauh-jauhnya dari faham-faham seperti ini, sebelum anda terkena perangkap, lalu sukar untuk keluar lagi.

Sumber:
“Membina Keharmonisan Berumah Tangga
Menurut Al Qur’an dan Sunnah
dan Bahaya Emansipasi Wanita”
Halaman 15-22
Penerbit Cahaya Tauhid Press, Malang
www.darussalaf.org

purple roses.gif
.. åîÑWådåå ..

__._,_.___

website: http://www.assunnah-qatar.com
Groups : http://groups.yahoo.com/group/assunnah-qatar/

Kisah Batu yang Membawa Lari Baju Musa

Filed under: Dunia Islam — fondix @ 1:05 am
Kisah Batu yang Membawa Lari Baju Musa Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
DR. Umar Sulaiman Abdullah Al-Asyqar,
http://alislamu.com
Pengantar

Orang-orang bodoh dari Bani Israil menuduh Musa memiliki penyakit bawaan yang dia sembunyikan di tubuhnya. Penyebab tuduhan ini adalah bahwa Musa menyembunyikan aurat dan tubuhnya dari orang lain karena besarnya rasa malu yang ada pada dirinya. Mereka telah berburuk sangka kepada Nabi mereka. Dan manakala Allah menginginkan para nabi dan rasul-Nya adalah orang-orang paling sempurna dan terbaik, serta Dia berkehendak membongkar setiap kebatilan yang dituduhkan kepada mereka sehingga bisa menghalangi orang-orang untuk mengikuti mereka, maka Allah menjadikan batu itu terbang membawa baju Musa yang diletakkan di atasnya ketika dia sedang mandi. Maka Bani Israil melihat Musa telanjang tanpa cacat, dan mereka mengetahui kedustaan para pendusta padanya.

Teks Hadis

Bukhari meriwayatkan dalam Shahihnya dari Abu Hurairah r.a berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya Musa adalah seorang laki-laki yang pemalu dan menutup diri. Kulitnya tidak terlihat sedikit pun karena rasa malunya. Di kalangan Bani Israil terdapat orang-orang yang menyakitinya. Mereka berkata, ‘Musa tidak tertutup seperti itu kecuali karena cacat yang ada di kulitnya, bisa penyakit sopak, bisa karena kedua buah pelirnya besar atau penyakit lainnya.’

Dan sesungguhnya Allah berkehendak untuk membebaskan Musa dari segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Suatu hari Musa menyendiri. Dia melepas pakaiannya dan meletakkannya di atas sebuah batu, lalu dia mandi. Selesai mandi Musa menghampiri bajunya untuk mengambilnya dan memakainya, tetapi batu itu berlari membawa baju Musa. Maka Musa mengambil tongkatnya. Orang-orang melihat Musa telanjang dalam bentuk ciptaan Allah yang baik. Allah membebaskan Musa dari tuduhan yang mereka katakan. Batu itu berhenti, maka Musa mengambil bajunya dan memakainya. Musa mulai memukul batu itu dengan tongkatnya. Demi Allah, pukulan tongkat Musa itu meninggalkan bekas di batu itu sebanyak tiga atau empat atau lima; dan itulah firman Allah, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang yang menyakiti Musa. Maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakana. Dan dia adalah seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah.” (Al-Ahzab: 69).”

Dalam riwayat Bukhari dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda, “Bani Israil mandi dengan telanjang, sebagian melihat kepada yang lain. Sementara Musa mandi sendiri. Mereka berkata, ‘Musa tidak mau mandi kepada kita kecuali karena dia itu memiliki buah pelir yang besar.’ Suatu hari Musa mandi dan dia meletakkan bajunya di atas batu. Tapi kemudian batu itu berlari membawa bajunya. Musa memburunya sambil berkata, ‘Bajuku wahai batu.’ Bani Israil pun melihat Musa. Mereka berkata, ‘Demi Allah, Musa tidak apa-apa.’ Lalu Musa mengambil bajunya dan memukuli batu itu.’” Abu Hurairah berkata, “Demi Allah, pukulan Musa membekas di batu itu enam atau tujuh kali pukulan.”

Dalam riwayat ketiga dalam Shahih Bukhari dari Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya Musa adalah seorang laki-laki pemalu. Itulah firman Allah, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang yang menyakiti Musa. Maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakana. Dan dia adalah seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah.” (Al-Ahzab: 69).

Takhrij Hadis

Hadis ini terdapat di dalam Shahih Bukhari dalam Kitab Ahadisil Anbiya’, 6/436, no. 3404. Riwayat kedua oleh Bukhari dalam Kitabul Ghusli, bab orang mandi telanjang, 1/385, no. 278.

Riwayat ketiga terdapat dalam Shahih Bukhari dalam Kitab Tafsir, bab “Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa.” (Al-Ahzab: 69), 8/534.

Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya dalam Kitabul Fadhail, 4/1841, bab keutamaan-keutamaan Musa; juga dalam Kitabul Haid, bab boleh mandi telanjang sendirian, 1/267, no. 339.

Penjelasan Hadis

Musa sangat pemalu, dan malu adalah akhlak yang mulia. Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam lebih malu daripada perawan di tendanya, dan beliau memuji rasa malu dalam sabdanya, “Rasa malu itu semuanya baik.”

Di kalangan Bani Israil orang laki-laki dibolehkan mandi telanjang, sebagian melihat kepada sebagian yang lain. Tetapi Musa hanya mandi sendirian, karena rasa malunya yang besar. Dia tidak mau menampakkan kulit tubuhnya dan auratnya.

Orang-orang bodoh lalu menebar gosip. Tidak ada yang selamat dari gosip orang-orang seperti ini, bahkan para nabi dan rasul sekalipun. Kata mereka –secara dusta lagi palsu- bahwa sebab tertutupnya Musa dari mereka adalah adanya cacat di tubuhnya yang disembunyikannya, bisa jadi kedua buah pelirnya yang besar atau penyakit kulit(sopak) yang menurut orang-orang menjijikkan atau cacat lain yang tidak ingin diketahui oleh orang lain.

Jelas, tuduhan dusta ini menyakitkan Musa dan Allah tidak rela hal itu terjadi pada Rasul-Nya. Gosip busuk seperti itu bisa mengurangi kepercayaan pada orang yang diangkat oleh Allah sebagai rasul. Seorang rasul di mata manusia haruslah tampil sebagai contoh sempurna tak ada yang menodainya. Tidak pada bentuk ciptaannya dan tidak pula pada perilakunya.

Allah berkehendak membebaskan Musa dari tuduhan dusta yang dialamatkan kepadanya oleh orang-orang pendusta dan bodoh. Suatu hari Musa pergi mandi sendiri seperti biasanya. Musa meletakkan bajunya di atas batu. Ketika Musa selesai mandi, dan hendak mengambil bajunya, batu itu terbang membawa bajunya. Padahal batu itu tidak memiliki kemampuan untuk bergerak, apalagi terbang. Batu adalah benda mati tetapi Allah membuatnya bisa terbang dengan cara yang tidak kita ketahui demi hikmah yang diinginkan-Nya, yaitu membaskan Musa dari gosip buruk yang ditujukan kepadanya.

Kejadian tiba-tiba ini mengjuktkan Musa, maka dia berlari mengejar batu sambil memanggilnya, “Bajuku, wahai batu. Bajuku wahai batu.” Baju itu membawa pergi pakaian Musa, sebuah pemandangan yang unik. Musa seorang Nabi yang mulia, seorang pemalu yang terhormat berlari dengan telanjang mengejar batu yang membawa bajunya. Hingga ketika baju itu sampai di permukaan Bani Israil, mereka melihat Musa yang sehat dan sempurna, tanpa cacat. Luruhlah kebohongan yang dihembuskan oleh orang-orang bodoh. Batu itu berhenti. Musa mengambil pakaiannya dan memakainya. Musa mengambil tongkatnya. Dia memukuli batu itu seperti orang yang sedang kesal dan marah terhadap seseorang yang durhaka, lalim lagi Bengal.

Musa menyadari bahwa yang dipukulinya adalah batu, tetapi ia telah melakukan suatu perbuatan yang tidak dilakukan oleh batu. Maka, Musa melakukan kepadanya perbuatan yang tidak dilakukan kepada batu. Musa memukulnya dengan pukulan orang yang mendidik. Yang unik adalah, tongkat Musa yang terbuat dari kayu itu bisa berbekas di batu yang keras. Terdapat bekas-bekas pukulan tongkat Musa di batu tersebut sebanyak pukulan yang diberikan oleh Musa. Biasanya tongkat kalah dengan batu, karena batu lebh keras dari kayu. Dan yang sering terjadi adalah tongkat akan patah jika anda memukulkanny ke batu. Akan tetapi, tongkat Musa bukan sembarang tongkat, ia Diberi banyak kelebihan, salah satunya yaitu bisa meninggalkan bekas di batu sebanyak enam atau tujuh bekas pukulan.

Allah telah mengisyaratkan kejadiannya dalam kitab-Nya dengan firman-Nya, ““Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang yang menyakiti Musa. Maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakana. Dan dia adalah seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah.” (Al-Ahzab: 69).

Pelajaran-Pelajaran dan Faedah-Faedah Hadis

  1. Kaum laki-laki Bani Israil boleh mandi telanjang. Hal ini termasuk yang dinasakh(dihapus) dalam syariat Muhammad, tapi haram bagi kita.
  2. Besarnya rasa malu Musa. Di antara rasa malunya adalah dia menutupi auratnya dan jasadnya dari manusia, walaupun syariatnya tidak melarang hal tersebut.
  3. Para nabi dan rasul tidak lepas dari gangguan orang-orang bodoh, terlebih orang-orang shalih, sehingga dibutuhkan kesabaran untuk menghadapinya.
  4. Allah membebaskan Musa dari tuduhan orang-orang bodoh dengan cara yang menyakitkan Musa, namun cara ini mujarab. Syubhat pun lenyap. Dan Allah pemilik hikmah yang mendalam dan keputusan yang tidak tertolak.
  5. Terdapat dua ayat Allah pada makhluk-Nya dalam hadis ini: batu berlari membawa baju Musa (padahal tidak lazim batu berlari atau terbang) dan bekas yang ditinggalkan oleh tongkat Musa di batu itu ketika Musa memukulnya (padahal tongkat yang meninggalkan bekas di batu bukanlah sesuatu yang lazim/ biasa).
  6. Para nabi adalah orang-orang yang sempurna ciptaan dan akhlaknya, karena Allah memilih orang-orang terbaik dan terpilih untuk memikul risalah-Nya dan menunaikan amanah-Nya.
  7. Orang-orang terhormat dan pintar dalam kondisi terkejut bisa melakukan sesuatu, di mana mereka melupakan kehormatan dan kepintarannya, seperti Musa yang berlari di belakang batu dengan telanjang dan memukul batu untuk mendidiknya.
  8. Syariat Taurat tidak layak untuk dijadikan sebagai pedoman dalam setiap masa. Sebagian darinya ada yang layak untuk masa itu. Di antaranya adalah diperbolehkannya membuka aurat pada waktu mandi. Hal ini tidak layak di masa sekarang, sehingga Allah men-nasakh (menghapus)nya.

Sumber: diadaptasi dari DR. Umar Sulaiman Abdullah Al-Asyqar, Shahih Qashashin Nabawi, atau Ensklopedia Kisah Shahih Sepanjang Masa, terj. Izzudin Karimi, Lc. (Pustaka Yassir, 2008), hlm. 116-120.

__._,_.___

website: http://www.assunnah-qatar.com
Groups : http://groups.yahoo.com/group/assunnah-qatar/

Hikmah dalam Dakwah!

Filed under: Dunia Islam — fondix @ 1:02 am

Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz Bin Baaz

Soal:
Wahai Syaikh, sebagian besar perselisihan yang terjadi di kalangan orang-orang yang terjun di medan dakwah ilallah menyebabkan kelemahan dan hilangnya wibawa kaum muslimin. Kebanyaan perselisihan itu terjadi karena kebodohan mereka terhadap adab dalam perselisihan. Bagaimanakah pengarahan Syaikh terhadap masalah ini?

Jawab:
Ya sebagaimana yang juga telah diwasiatkan saudara-saudaraku dari kalangan ahlul ilmi dan da’i ilallah adalah memilih cara yang baik dan lemah lembut dalam berdakwah dan dalam masalah perbedaan ketika terjadi perdebatan dan diskusi dalam masalah itu. Hendaklah rasa emosi tidak membawanya pada apa yang tidak layak untuk dikatakan sehingga akan menyebabkan perpecahan dan perselisihan atau saling membenci dan saling menjauhi. Bahkan wajib bagi pengajar dan da’i ilallah untuk memilih cara-cara yang paling tepat dan lemah lembut dalam kata-kata sehingga dapat diterima dan hati pun tidak saling berjauhan.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata’ala terhadap Nabi-Nya (yang artinya), “Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut kepada mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentu mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu….” (Ali Imran:159)

“Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut mudah-mudahan ia ingat atau takut.” (At Thaha:44)

Juga firman Allah Subhanahu Wata’ala (yang artinya): “Serulah manusia kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan nasehat yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik” (An Nahl:125)

Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda (yang artinya), “Sesungguhnya kelembutan itu tidak akan ada pada sesuatu melainkan dia akan menghiasinya dan tidak akan tercabut dari sesuatu melainkan dia akan menjadi jelek” (Riwayat Muslim dalam Shahihnya)

Dan sabda Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam (yang artinya), “Barangsiapa terhalang dari sikap lembut, maka ia berarti terhalang dari kebaikan seluruhnya” (Riwayat Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah dishahihkan Syaikh Al Albany dalam Shahih Al Jami’)

Untuk itu bagi mereka yang mengajak ke jalan Allah agar memilih cara-cara yang paling tepat dan menghindari kekerasan dan kekakuan, karena hal itu akan menyeret kepada penolakan kebenaran (Al Haq) dan kerasnya perselisihan serta perpecahan diantara saudara.

Cara yang dimaksud disini adalah menjelaskan kebenaran dan memberi semangat untuk dapat menerimanya dan mengambil faedah dari dakwah itu. Bukanlah semata-mata menampakkan ilmu atau menampakkan kamu menyeru kepada Allah atau jalan Allah atau mempertunjukkan kamu memiliki kecemburuan terhadap agama Allah. Allah lah yang mengetahui rahasia hati dan apa yang paling tersembunyi . Yang dimaksud adalah seruanmu ke jalan Allah dan memberikan manfaat kepada manusia. Terletak pada dirimulah sebab diterima atau ditolaknya seruan itu. Maka berhati-hatilah!

Soal:

Bagaimana sikap muslim terhadap perbedaan mahdzab yang tersebar di kalangan hizbiyah (golongan) dan jama’ah-jama’ah yang ada?

Jawab:

Wajib bagi seorang muslim untuk tetap berpegang teguh pada kebenaran yang telah ditunjukkan oleh kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya. Persahabatan dan permusuhan hanya berdasarkan kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya. Dan wajib bagi seorang muslim berlepas diri atau tidak sepakat terhadap semua hizbiyah dan mahdzab yang menyelisihi al haq (kebenaran).

Agama Allah adalah satu yaitu jalan yang lurus (shiratal mustaqim) dan beribadah kepada Allah semata serta mengikuti Rasul-Nya Sholallahu ‘Alaihi Wasallam.

Wajib bagi setiap muslim untuk tetap tegak di atas kebenaran ini, yaitu ketaatan kepada Allah dan mengikuti Syariat-Nya yang dibawa Nabi-Nya Muhammad Sholallahu ‘Alaihi Wasallam dan ikhlas karena Allah Subhanahu Wata’ala tanpa memalingkan peribadatan itu sedikitpun kepada selain Allah Subhanahu Wata’ala. Setiap mahdzab dari hizbiyah yang menyelisihinya berarti mereka tidak beragama dengan aqidah ini, maka wajib untuk menjauhi dan berlepas diri darinya. Lalu mengajak tokohnya kepada Al-Haq (kebenaran) dengan dalil syariat dengan lemah lembut serta memilih cara-cara yang paling tepat den menerangkan kebenaran kepada mereka.

Diterjemahkan oleh Ahmad Yaskin Hidayatullah
dari Majalah Al-Mujahid no 20 bab 1 Shafar 1410 H

Sumber: SALAFY Edisi XV/Dzulqo’dah/1417/1997
halaman 22-23

__._,_.___

website: http://www.assunnah-qatar.com
Groups : http://groups.yahoo.com/group/assunnah-qatar/

15 Adab Agar Tilawah Anda Memberi Bekas

Filed under: Dunia Islam — fondix @ 12:59 am
22/6/2008 | 17 Jumadil Akhir 1429 H | Hits: 1.071

15 Adab Agar Tilawah Anda Memberi Bekas

Oleh: Mochamad Bugi


Agar Al-Qur’an memberi bekas ke dalam hati, ada adab-adab yang perlu Anda perhatikan saat membacanya. Berikut ini beberapa adab yang bisa Anda lakukan.
1. Pilihlah waktu yang terkategori waktu Allah ber-tajalli kepada hamba-hamba-Nya. Di saat itu rahmat-Nya memancar. Bacalah Al-Quran di waktu sepertiga terakhir malam (waktu sahur), di malam hari, di waktu fajar, di waktu pagi, dan di waktu senggang di siang hari.
2. Pilih tempat yang sesuai. Misalnya, di masjid atau sebuah ruangan di rumah yang dikosongkan dari gangguan dan kegaduhan. Meski begitu, membaca Al-Qur’an saat duduk dengan orang banyak, di kendaraan, atau di pasar, dibolehkan. Hanya saja kondisi seperti itu kurang maksimum untuk memberi bekas di hati Anda.
3. Pilih cara duduk yang sesuai. Sebab, Anda sedang menerima pesan Allah swt. Jadi, harus tampak ruh ibadahnya. Harus terlihat ketundukan dan kepasrahan di hadapan-Nya. Arahkan wajah Anda ke kiblat. Duduk terbaik seperti saat tasyahud dalam shalat. Jika capek, silakan Anda mengubah posisi duduk. Tapi, dengan posisi yang menunjukkan penghormatan kepada Kalam Allah.
4. Baca Al-Qur’an dalam keadaan diri Anda suci secara fisik. Harus suci dari jinabah. Bila Anda wanita, harus suci dari haid dan nifas. Berwudhulah. Tapi, Anda boleh membaca atau menghafal Al-Qur’an tanpa wudhu.
Sebab, tidak ada nash yang mensyaratkan berwudhu sebagai syarat sah membaca Al-Qur’an. Bahkan, para ulama menfatwakan boleh membaca Al-Qur’an bagi wanita yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an saat ia sedang haid atau nifas dengan alasan darurat.
5. Sucikan semua indera Anda -lidah, mata, telinga, hati– yang berhubungan dengan tilawah Al-Qur’an dari perbuatan maksiat. Sesungguhnya Al-Qur’an itu seperti hujan. Batu tidak akan menyerap air hujan. Air hujan hanya berinteraksi dengan lahan yang siap menyerap segala keberkahan. Jadi, jangan Anda bungkus lidah, mata, telinga, dan hati dengan lapisan masiat, dosa, dan kemunkaran yang kedap dari limpahan rahmat membaca Al-Qur’an.
6. Hadirkan niat yang ikhlas hanya kepada Allah swt. Dengan begitu tilawah yang Anda lakukan akan mendapat pahala. Ketahuilah, amal dinilai berdasarkan niat. Sedangkan ilmu, pemahaman, dan tadabbur adalah nikmat dan rahmat yang murni dari Allah. Dan rahmat Allah tidak diberikan kepada orang yang hatinya bercampur aduk dengan niat-niat yang lain.
7. Berharaplah akan naungan dan lindungan Allah swt. seperti orang yang kapalnya sedang tenggelam dan mencari keselamatan. Dengan perasaan itu Anda akan terbebas dari rasa memiliki daya dan upaya, ilmu, akal, pemahaman, kecerdasan, serta keyakinan secara pasti.
Sebab, kesemuanya itu tidak akan berarti tanpa Allah swt. menganugerahkan tadabbur, pemahaman, pengaruh, dan komitmen untuk beramal kepada diri Anda.
8. Bacalah isti’adzah dan basmalah. Apabila kamu membaca Al-Qur’an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.” (An-Nahl: 98).
Basmalah dibaca saat awal membaca surat di awal, kecuali surat At-Taubah. Membaca basmalah juga dianjurkan saat Anda membaca Al-Qur’an di tengah surat dan ketika Anda memutus bacaan karena ada keperluan kemudian meneruskan bacaan Anda.
Membaca basamalah adalah tabarruk (mencari berkah) dan tayammun (mencari rahmat) dengan menyebut nama Allah swt.
9. Kosongkan jiwa Anda dari hal-hal yang menyita perhatian, kebutuhan, dan tuntutan yang harus dipenuhi sebelum membaca Al-Qur’an. Jika tidak, semua itu akan terbayang saat Anda membaca Al-Qur’an.
Pintu tadabbur pun tertutup. Jadi, selesaikan dulu urusan Anda jika sedang lapar, haus, pusing, gelisah, kedinginan, atau ingin ke toilet. Setelah itu, baru baca Al-Qur’an dengan haqul tilawah.
10. Saat membaca, batasi pikiran Anda hanya kepada Al-Qur’an saja. Pusatkan pikiran, buka jendela pengetahuan, dan tadabburi ayat-ayat dengan sepenuh jiwa, perasaan, cita rasa, imajinasi, pemikiran, dan bisikan hati. Dengan begitu, Anda akan merasakan limpahan rahmat dan lezatnya membaca Al-Qur’an.
11. Hadirkan kekhusyu’an. Menangislah saat membaca ayat-ayat tentang azab. Hadirkan azab itu begitu nyata dalam penglihatan Anda dengan menyadari dosa-dosa dan maksiat yang masih lekat dengan diri Anda.
Jika Anda tidak mampu berbuat seperti itu, tangisilah diri Anda yang tidak mampu tersentuh dengan ayat-ayat yang menggambarkan kedahsyatan azab neraka.
12. Rasakan keagungan Allah swt. Yang Mahabesar yang dengan kemurahannya memancarkan nikmat dan anugerah-Nya kepada Anda. Pengagungan ini akan menumbuhkan rasa takzim Anda kepada Allah dan Kalam-Nya. Dengan begitu interasi, tadabbur, dan tarbiyah Anda dengan Al-Qur’an akan memberi bekas, makna, hakikat, pelajaran, dan petunjuk yang sangat luar biasa manfaatnya.
13. Perhatikan ayat-ayat untuk ditadabburi. Pahami maknanya. Resapi hakikat-hakikat yang terkandung di dalamnya. Kaitkan juga dengan berbagai ilmu, pengetahuan, dan pelajaran yang bisa menambah pengayaan Anda tentang ayat-ayat tersebut. Inilah tujuan tilawah. Tilawah tanpa tadabbur, tidak akan melahirkan pemahaman dan memberi bekal apa pun pada Anda. Al-Qur’an hanya sampai di tenggorokan Anda. Tidak sampai ke hati Anda.
14. Hanyutkan perasaan dan emosi Anda sesuai dengan ayat-ayat yang Anda baca. Bergembiralah saat membaca kabar gembira. Takutlah saat membaca ayat peringatan dan tentang siksaan. Buka hati saat membaca ayat tentang perintah beramal. Koreksi diri saat bertemu tilawah Anda membaca sifar-sifat orang munafik. Resapi ayat-ayat yang berisi doa. Dengan begitu hati Anda hidup dan bergetar sesuai dengan sentuhan setiap ayat. Inilah ciri orang beriman yang sejati dengan imannya (Al-Anfal: 2).
15. Rasakan bahwa diri Anda sedang diajak berbicara Allah swt. lewat ayat-ayat-Nya. Berhentilah sejenak saat bertemu dengan ayat yang didahului dengan kalimat “Wahai orang-orang yang beriman…, hai manusia….”
Rasakan setiap panggilan itu hanya untuk Anda. Dengan begitu lanjutan ayat yang berisi perintah, larangan, teguran, peringatan, atau arahan akan dapat Anda respon dengan baik. Kami dengar dan kami taat. Bukan kami dengarin lalu kami cuekin.

purple roses.gif
.. åîÑWådåå ..

__._,_.___

website: http://www.assunnah-qatar.com
Groups : http://groups.yahoo.com/group/assunnah-qatar/

June 24, 2008

FBR: 100 Juta Bagi Penangkap Pria Berpistol di Monas

Filed under: Dunia Islam — fondix @ 2:34 am

Kesal dengan kinerja aparat kepolisian yang dianggap berat sebelah dalam mengusut kasus rusuh Monas, 1 Juni lalu, Forum Betawi Rempug (FBR) menggelar sayembara berhadiah uang seratus juta rupiah. Ketua Umum FBR, KH. Fadhloli el-Muhir saat mengadakan konferensi pers di Restoran Pulau Dua, Jakarta (23/6) menyatakan hal itu.

“Saya ingin pria itu ditangkap secepatnya, agar keadilan bisa benar-benar tegak dan kasus rusuh Monas jadi jelas. Foto wajahnya sudah tersebar di mana-mana, tapi sampai sekarang polisi masih saja bilang belum mampu menangkap orang ini. Sebab itu, kita mengadakan sayembara, siapa saja yang bisa menangkap orang ini maka ada hadiah seratus juta rupiah. Dan kalau ada anggota polisi yang menangkapnya, maka hadiahnya kami naikan jadi 150 juta rupiah!” tegas El-Muhir.

Menurut El-Muhir, sayembara ini dimulai hari ini dan diberi batas waktu hingga dua pekan ke depan. “Jika sampai dua pekan tidak ketemu juga, hadiahnya saya naikkan.”

Saat ditanya wartawan uang hadiah sayembara ini diperoleh dari mana, KH. Fadhloli menjawab bahwa dananya murni berasal dari FBR. “Ya, dari FBR. Kami ini banyak punya anggota yang punya tanah lebar-lebar di Jakarta. Banyak yang kena gusur. Ada yang nyumbang, ” tegas El-Muhir disambut tawa peserta.

FBR, lanjut El-Muhir, mulai hari ini akan menyebarkan foto-foto ini dengan menempelkannya di tempat-tempat umum dan tempat-tempat keramaian, antara lain di halte DPR dan juga tiang-tiang listrik. “Hal ini kami lakukan agar masyarakat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus rusuh Monas. Laki-laki berpistol itu jelas bukan anggota FPI. Walau laki-laki itu berkostum massa AKKBB, tapi AKKBB juga membantah lelaki itu anggotanya. Kepolisian juga sama, tidak tahu siapa lelaki itu. Nah, sebab itu FBR mengadakan sayembara ini agar lelaki itu cepat tertangkap, ” papar El-Muhir. (rz)

sumber : eramuslim.com

June 5, 2008

KENAIKAN BBM SUDAH TEPAT SASARAN …. MARI KITA DUKUNG!!!!, Coba di cerna dulu sebelum protes…!!

Filed under: berita — fondix @ 6:32 am

Ada yang punya analisa: Harga BBM Naek, Jumlah rakyat miskin turun..?! Kayak yang dibilang LPEM bahkan sampe 14% lebih.

Analisanya sbb :

>- Harga bbm naek - tadinya rakyat miskin yang naek bis, sekarang jadi jalan kaki.. trus dijalan ketabrak metromini yg ngebut karena nguber setoran (soalnye bbmnya naek) trus mati..
–> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- tadinya rakyat miskin makan sehari sekali.. trus jadi makan sekali buat 3 hari ( karena daya belinya turun).. lama2 mati..
–> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- tadinya rakyat miskin yang pada sakit masih bisa beli obat generik.. trus gak bisa beli lagi .. ato tadinya ke puskesmas bisa naik angkot sekarang jalan kaki jadi malah mati di jalan..
–> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- ada rakyat miskin yang jadi stress… mikirin bbm yang naek, saking mikirnya…. ampe lupa makan dan minum….akhirnya mati juga.
–> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- ada rakyat miskin yang kreatif dan berinisiatif. … buat menuhin kebutuhan dia nyolong ayam tetangga…. ketangkep, digebukin massa …..ampe mati juga.
–> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- rakyat miskin di rt 004 berebut kartu blt yang masih lagi di prin, antem-anteman sampe mati
–> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>- rakyat miskin di rt 004, gak puas dengan kepemimpinan pak rt yang gak adil, lalu pak rt diantemi sampe mati
–> RAKYAT MISKIN BERKURANG

>-
rakyat miskin dari rt 004, antri mencairkan dana blt di kantor pos nunggu berdesak-desakan berjam-jam, berhari-hari, berminggu-mingu ahirnya mati di kantor pos
–> RAKYAT MISKIN BERKURANG

kenapa bisa dapet angka 14 %.. karena dari 100 orang miskin itu.. yang mengalami kejadian diatas ada 14+5 orang maka dapet angka 8+4+2+5 dibagi 100 kali 100% = 14 % + 5%

Demikian analisa ini dibuat secara sederhana, mudah dicerna, anti njlimet..

Jadi kesimpulannya :
Langkah pemerintah naekin bbm sudah cukup tepat…. hanya saja naeknya kurang tinggi. Coba kalo dinaekin tinggi2…. pasti makin cepat lagi pengurangan rakyat miskin di negeri ini.
Semoga pemerintah kita membaca analisa ini…. dan segera saja naekin lagi bbm setinggi-tingginya biar tambah banyak org jadi maling ayam, kalo digebukinnya gak sampe mati kan lumayan tuh bisa makan gratis di penjara
ketimbang di rumah mau beli makanan yg semakin naik harganya karena makanan diangkut pake transportasi, lha wong bbm naek kok tarif makanan gak boleh naek.

Demikian tambahan dari saya, sekian dan terima kasih.
Fraksi Ekonomi Lemah

May 28, 2008

Pengalaman Ku dengan Ubuntu 8.04 (Hardy Heron)

Filed under: Linux — fondix @ 11:21 am

Saya memiliki notebook acer aspire 4520, dengan spesifikasi :

1. AMD Turion 64 x2

2. ram 512 Mb

3. 80 Gb Harddisk

4. wireless atheros

5. Bluetooth

6. Graphics Card NVIDIA Geforce 7000M

saya install Ubuntu 8.04 di notebook saya tanpa dual OS (windows) hanya 1 OS, awalnya saya kesulitan menginstall linux di notebook ini berbagai distro udah saya coba dan semuanya memberikan hasil yg berbeda-beda serta mengkonfigurasi dengan tingkat kesulitan yg berbeda-beda pula, hingga akhirnya saya mencoba Ubuntu 8.04 semua hardware terdeteksi dengan baik hanya kartu grafisnya aja yg belum di kenali dengan baik, defaultnya setelah proses installasi resolusinya 800×600.

Setelah saya update dan upgrade via internet ke mirror kambing.ui.edu maupun mirror ubuntu yg secara default sudah disediakan bisa dilihat di

$ sudo /etc/apt/sources.list

atau harus login dulu menjadi root, kemudian ketik :

$ sudo vim sources.list

atau

# vim sources.list

Nah mulai deh di konfigurasi mirror-mirrornya, setelah semua proses itu selesai install boleh via konsole maupun di synaptic package manager. Teman-teman bisa klik search dan ketik nvidia-glx-new. Bila sudah selesai reboot notebooknya, login seperti biasa.

Kemudian buka system->administration->hardware drivers, nah klik checkbox nvidia graphics cardnya, pasti akan diminta untuk reboot, maka rebootlah notebook teman-teman. Maka hasilnya akan langsung terlihat kartu grafisnya bekerja dengan optimal.Bila ada kekurangan mohon di komentari dimana celahnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi yang sedang mengalami kesulitan.

May 16, 2008

Gus Dur dan Duka Palestina

Filed under: Dunia Islam — fondix @ 9:06 am

Illan Pape, sejarawan Israel, pernah memaparkan bagaimana cara yang dilakukan teroris Zionis-Yahudi untuk mengusir bangsa Palestina dari rumah dan kampung mereka di tahun 1948. Kala itu bangsa Palestina masih mendiami sebagian besar tanah airnya, di saat bersamaan, orang-orang Zionis-Yahudi dari segala penjuru dunia didatangkan oleh komplotan teroris Zionis Internasional ke tanah Palestina untuk mengusir orang-orang Palestina dan mendirikan negara Yahudi di sana.

“Salah satu cara orang-orang Yahudi untuk mengusir rakyat Palestina dari tanah dan kampungnya adalah dengan mengepung desa mereka dari tiga arah. Satu arah dibiarkan terbuka. Setelah dari tiga sisi dikepung, orang-orang Yahudi yang bersenjata itu menembaki orang-orang Palestina, siapa saja. Tujuannya adalah untuk menimbulkan ketakutan sehingga mereka, orang-orang Palestina itu, keluar dari rumah-rumah mereka dan meninggalkan kampung mereka. Cara-cara ini biasa dilakukan pada malam hari tatkala orang-orang Palestina tengah terlelap sehingga ketika mereka berlari meninggalkan rumahnya, mereka tidak membawa bekal apa pun.”

“Setelah desa berhasil dikosongkan, maka orang-orang Yahudi itu saat itu juga menduduki wilayah tersebut dan mengklaim tanah itu sebagai tanah milik orang Yahudi. The Homeland.”

“Selain cara mengepung dari tiga arah, orang-orang Yahudi juga menggunakan cara pengepungan empat arah. Jika cara ini yang dipakai maka yang terjadi adalah pembantaian terhadap seisi desa. Orang-orang Palestina, besar-kecil, tua-muda, dibantai dan dibunuh. Setelah semuanya menemui ajal, maka desa itu pun diduduki oleh orang-orang Yahudi dan diberi nama dengan bahasa Ibrani, ” ujar Pape yang atas kejujurannya ini menuai kecaman dari banyak tokoh Israel dan dianggap sebagai sangat berlebihan.

Di saat-saat itu, ada tiga organisasi teroris Israel yang terkenal yakni Stern, Haganah, dan Irgun. Dengan cara teror, pembantaian, pemerkosaan, kriminal, inilah “negara” Israel didirikan. Dan ironisnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa merestuinya. Padahal, apa yang dilakukan Israel adalah ilegal dan kriminal.

Dur Peringati Berdirinya “Negara” Israel

Sepanjang tahun, setiap Mei dirayakan oleh orang-orang Palestina dan juga orang-orang Israel. Bangsa Palestina memperingati sebagai momentum pengusiran mereka dari tanah airnya (Palestine Nakba), sebuah momentum yang sangat pedih dan pahit, yang harus dibayar dengan nyawa dan darah jutaan bangsa Palestina sampai sekarang.

Sedang orang-orang Zionis-Israel merayakannya dengan penuh sukacita dan menganggap momentum itu sebagai hari kemerdekaan bagi negara mereka.

Orang waras yang tidak pernah makan bangku sekolahan pun, asal masih punya nurani, akan berdiri di sisi bangsa Palestina dan mengecam orang-orang Israel. Tapi sayangnya, seorang Abdurahman Wahid malah memilih bersama orang-orang Israel. Bahkan Dur menyatakan akan menghadiri peringatan hari kemerdekaan “Negara” Israel.

Dur pun pergi ke Amerika Serikat memenuhi undangan organisasi Zionis Yahudi “Simon Wiesenthal Center” untuk menerima penghargaan The Jewish Medal of Varlor, sebuah medali penghargaan bagi orang-orang yang terbukti berani menjadi tameng bagi kepentingan Zionis-Yahudi di dunia.

Dalam wawancara dengan Hidayatullah, tokoh HAMAS Musa Abdul Marzuq mengomentari kelakuan Dur ini dengan mengatakan, “Sungguh memalukan! Ini sama saja dengan merayakan dan mensyukuri pembantaian yang menimpa rakyat Palestina yang dilakukan oleh kaum Zionis-Israel!” Namun apa pun yang terjadi, ya inilah sosok Dur. (rz) ( Sumber eramuslim.com )

Next Page »